Langsung ke konten utama

Dibalik Spin-off Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk dari Induknya


PT. Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) yang selama ini mengempit 99% saham PT. Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. memutuskan melepas sebagian kepemilikannya (lebih dikenal dengan spin-off) ke publik. Sekitar 30% saham ini ditawarkan ke publik, dengan jadwal sebagai berikut :

  • Masa penawaran 11-20 September 2017

  • Penjatahan 6 Oktober 2017

  • Aktif di bursa 10 Oktober 2017




Sejujurnya, saya kali ini tak begitu fokus mengulas aksi perusahaan burung besi itu. Tapi saya ingin mengatakan kepada anda tentang konsep-konsep spin-off. Perusahaan mana pun berkesempatan dapat memisahkan anak perusahaannya. Maka itu, bila kini momennya Garuda Indonesia yang melakukannya, mungkin lain waktu perusahaan lain yang akan melakukan aksi serupa.

Jadi, supaya anda para investor bisa logis berinvestasi, daripada hanya membicarakan Garuda Indonesia saja, sebaiknya kenal dengan istilah Spin-off. Lebih awet wawasannya tentang dinamika spin-off. Menarik, bukan?

Spin-off

Mengapa sampai hati perusahaan melepas anak perusahaannya untuk mandiri? Pertanyaan inilah yang seharusnya menggelitik rasa ingin tahu anda.
Bentuk usahanya berbeda dengan bentuk usaha induk. Umumnya demikian karena difungsikan sebagai supporter bisnis perusahaan induk.

Bisnis komplementer atau pelengkap, di beberapa kasus malah ada yang membebani. Namun demikian ini tak bisa dipukul rata.
Pertimbangan pajak yang memberatkan induk, atau sebaliknya; juga dapat dijadikan alasan untuk melakukan aksi spin-off.

Pajak yang tinggi di beberapa bidang bisnis, ternyata mampu mendorong perusahaan melakukan spin-off.
Memisahkan 'borok' bisnis yang buruk.

Bila anak perusahan memiliki 'borok' dan mempengaruhi citra perusahaan induk, sangat mungkin spin-off menjadi solusi.
Menaikkan kepercayaan investor.

Investor merupakan pemangku kepentingan yang keberadaannya mempengaruhi keputusan penting bagi perusahaan. Apalagi investor strategis. Perusahaan tentu memperhatikan investor dengan berusaha memberikan kinerja yang ideal.
Etc.... (silakan tambahkan sendiri bila anda punya sudut pandang dan pengetahuan yang lain.

So what next?

Bila anda kali ini menangkap ada sesuatu yang menurut pengamatan anda cukup bernilai mengerek naik investasi anda di pasar saham, silakan saja bila anda ingin mengikuti spin-off Garuda Maintenance. Tapi bila menurut anda ada sesuatu yang 'unik' dari aksi ini, silakan melakukan riset terhadap emiten lain.

Semoga ulasan ini memberi gambaran ringkas tentang aksi spin-off. Bila bermanfaat, silakan share tulisan ini ke kolega anda, GRATIS...:)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Debt to Equity Ratio (DER)

Pengertian Debt to Equity Ratio (DER) - Debt to Equity Ratio (DER) adalah perhitungan rasio keuangan yang menunjukan perbandingan antara equity dan debt.

Satuannya sering disebutkan dalam persen (%) atau ‘kali’. Debt to Equity Ratio ini sering disebut leverage ratio karena dapat diasumsikan untuk mengukur keberhasilan investasi suatu perusahaan.

Secara teori, DER yang lebih dari 100% termasuk kurang baik. Semakin besar DER beban perusahaan semakin berat, sehingga dapat menghambat laju perusahaan.

Debt to Equity Ratio (DER) merupakan rasio keuangan utama dan menjadi indicator kesehatan keuangan perusahaan.

Kenapa DER Penting?DER merupakan ukuran perusahaan melunasi kewajiban atau liability. Apabila kewajibannya sangat besar, maka keuntungan yang masuk, boleh jadi akan tergerus dengan kewajiban yang wajib dibayarkan.  DER ini merupakan idikator utama ketika anda ingin mengetahui kesehatan keuangan perusahaan.Meningkatnya nilai DER dalam kurun waktu tertentu menandakan bahwa perusahaan …

Kisah Sukses Trading Saham Indonesia yang Menginspirasi

Sukses trading saham di Indonesia ini bisa dilakukan siapa saja dan dimana saja. Profesi apapun, tak menjadi batasan bagi yang ingin sukses di saham. Banyak kisah yang telah terjadi di beberapa tempat di Indonesia terkait sukses para trader saham ini.

Kisah-kisah tersebut barangkali saja dapat menjadi inspirasi bagi anda yang butuh motivasi terkait pemahaman tentang dunia pasar modal, terutama dunia tentang saham.

Kisah-kisah Sukses Investor yang Trading Saham Indonesia Kisah-kisah yang akan diulas disini, selain membicarakan keberhasilan para pelaku trading saham maupun pelaku investasi di pasar saham, juga membicarakan tentang upaya-upaya lebih baik dari pada kebanyakan orang di pasar modal Indonesia.

Semoga kisah-kisah yang disampaikan dapat mendorong minat anda yang membaca Tulisan ini ada untuk mencontoh cara-cara cerdas yang mereka lakukan.

Sukur-sukur di kemudia hari anda dapat melampaui pencapaian mereka saat ini. Saya percaya bahwa siapapun anda, tentu memiliki peluang untuk …

Rumus ROA (Return On Assets) dan Pengertiannya

Mengukur Efek ROA bagi Investasi Saham Rumus ROA (Return On Assets) ini menggambarkan keberhasilan manajemen sebuah perusahaan dalam menghasilkan return laba secara keseluruhan.

Caranya dengan membandingkan return laba sebelum pajak dengan total aset. Rumus ROA ini juga mengambarkan perputaran aset yang diukur dari volume penjualan.

Semakin besar hasil perhitungan menggunakan rumus ini pada suatu perusahaan, juga semakin besar pula tingkat keuntungan yang dicapai perusahaan tersebut.

Artinya semakin baik pula kinerja perusahaan tersebut dari penggunaan aset, baik itu asset yang berupa ekuitas maupun asset yang berupa liabilitas.


Sebaliknya, semakin kecil rasio perhitungan ini, dapat mengindikasikan kurangnya kemampuan manajemen perusahaan.

Maksudnya dalam hal mengelola assets perusahaan untuk meningkatkan earning, sekaligus menekan cost pengeluaran.

Hasil perhitungan rumus ini merupakan rasio yang menunjukkan kemampuan manajemen perusahaan dalam meningkatkan keuntungan perusahaan.

Dar…