Langsung ke konten utama

Erdogan Siap Hadapi Trump, IDX Mau Kemana?


Mengerikan! Erdogan begitu optimis menghadapi ancaman Trump. Erdogan tegas menyatakan akan meladeni Trump. Sementara Trump seolah tambah gerah saja dengan Turki.

Ada apa sebenarnya sehingga kedua negara sedemikian terlibat konflik kepentingan?

Ah, sudahlah. Ini bukan hanya kedua negara yang sedang konflik.

Donald Trump, presiden Amerika yang satu ini memang punya 'hobi' konflik, bukan?

Dengan slogan 'Will make Amerika great again', kerap kali keputusan dari gedung putih sana membuat kalang kabut negara lain.

Mulai dari kecamannya terhadap program nuklir Iran dan Korea Utara, hingga perang dagang dengan China; Trump seolah menebar teror ke penjuru dunia.

Pertanyaan selanjutnya, apakah negara-negara di dunia takut?

Sepertinya itu yang diharapkan. Tapi faktanya tidak pasti demikian.

Iran dan Korea Utara tetap saja asik dengan riset nuklirnya.

Perang dagang dengan China, langsung dibalas keras dengan perlawanan sengit oleh China. Dagangan yang langsung menghantam Amerika dapat diintervensi sedemikian rupa oleh China.

Misalnya, daging dari AS yang dipajaki tinggi selangit, memalingkan para imortir mengambil dari negara lain. Ini menghantam hingga jutaan dolar...!

Lalu bagaimana dengan Turki? Sama saja. Erdogan pun tak mau menuruti Trump. Meskipun diancam sanksi, Turki siap melawan.

Meski sudah terpuruk dalam sepanjang 2018, Turki dan rakyatnya, berada dibelakang Erdogan, siap menghadangnya.

Bagaimana tidak, coba saja tengok ke belakang. Lihat apa yang telah dilakukan Erdogan.

Erdogan mengembalikan kejayaan Turki, kejayaan Islam!

Apa yang dilakukan Musthofa Kemal Attaturk, dirombak total oleh Erdogan.

Dulu di Turki jilbab dilarang. Sekarang Erdogan mengembalikannya ke kepala kaum hawa.

Dulu, ekonomi di Turki terpuruk. PDB dibawah Rp 33 juta. Kini PDB warga negara Turki sejajar dengan negara-negara Eropa. Nilainya diatas Rp 100 juta.

Dan seterusnya.....

Upaya kudeta beberapa waktu lalu pun gagal. Ini bukti nyata bahwa rakyat Turki loyal pada pemerintahan Erdogan.

Apa langkah Turki menghadapi perang tarif baja dan aluminium dari Amerika?

Sepertinya akan bisa anda ketahui dalam waktu dekat, sebab belum begitu pasti tindakan yang dilontarkan Turki.

Kenapa bursa global terdampak? Kenapa IDX juga turun dalam kemarin?

Ekonomi dunia terkoneksi satu sama lain, bukan?

Nah, posisi Turki cukup strategis. Antara Asia dan Eropa. Sebagian wilayahnya ada di Eropa, sebagian lagi di wilayah Asia.

Uniknya, meski sebagian besar ada di Asia, Turki menganggap diri mereka bangsa Eropa. Uniknya lagi, eropa tidak mengakui secara utuh bahwa Turki itu Eropa. Ini konyol, bukan?

Apapun itu, stabilitas Turki tetap menjadi perhatian negara-negara sekitar, bahkan dunia. Istilahnya, ribut ya ribut, asal jangan hancur.


Lalu kenapa IDX terseret aksi jual?

Bila dicermati, kemarin aksi jual asing tidak banyak. Hanya sekitar Rp 600 milyar.

Padahal, kondisi gawat itu muncul bila aksi jual asing diatas Rp 2 T, kan...?

Aksi jual lokal saja yang 'gopoh'. Padahal ekonomi di Indonesia kondisinya masih adem, meski ada pemilu.

Satu hal yang selalu bisa dicerna dengan akal sehat, bahwa transaksi buy sell itu 'harus ada' supaya broker senang, bukan? Rp 7 T dikali 0.44% atau 0.46% itu menggiurkan, bung!

So, bagi anda yang pegang cash, sepertinya ini bakal jadi momen menarik. Bagi anda yang pegang barang, sepertinya badai akan cepat berlalu.

Salam
www.yekti-sulistiyo.com

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Debt to Equity Ratio (DER)

Pengertian Debt to Equity Ratio (DER) - Debt to Equity Ratio (DER) adalah perhitungan rasio keuangan yang menunjukan perbandingan antara equity dan debt.

Satuannya sering disebutkan dalam persen (%) atau ‘kali’. Debt to Equity Ratio ini sering disebut leverage ratio karena dapat diasumsikan untuk mengukur keberhasilan investasi suatu perusahaan.

Secara teori, DER yang lebih dari 100% termasuk kurang baik. Semakin besar DER beban perusahaan semakin berat, sehingga dapat menghambat laju perusahaan.

Debt to Equity Ratio (DER) merupakan rasio keuangan utama dan menjadi indicator kesehatan keuangan perusahaan.

Kenapa DER Penting?DER merupakan ukuran perusahaan melunasi kewajiban atau liability. Apabila kewajibannya sangat besar, maka keuntungan yang masuk, boleh jadi akan tergerus dengan kewajiban yang wajib dibayarkan.  DER ini merupakan idikator utama ketika anda ingin mengetahui kesehatan keuangan perusahaan.Meningkatnya nilai DER dalam kurun waktu tertentu menandakan bahwa perusahaan …

Kisah Sukses Trading Saham Indonesia yang Menginspirasi

Sukses trading saham di Indonesia ini bisa dilakukan siapa saja dan dimana saja. Profesi apapun, tak menjadi batasan bagi yang ingin sukses di saham. Banyak kisah yang telah terjadi di beberapa tempat di Indonesia terkait sukses para trader saham ini.

Kisah-kisah tersebut barangkali saja dapat menjadi inspirasi bagi anda yang butuh motivasi terkait pemahaman tentang dunia pasar modal, terutama dunia tentang saham.

Kisah-kisah Sukses Investor yang Trading Saham Indonesia Kisah-kisah yang akan diulas disini, selain membicarakan keberhasilan para pelaku trading saham maupun pelaku investasi di pasar saham, juga membicarakan tentang upaya-upaya lebih baik dari pada kebanyakan orang di pasar modal Indonesia.

Semoga kisah-kisah yang disampaikan dapat mendorong minat anda yang membaca Tulisan ini ada untuk mencontoh cara-cara cerdas yang mereka lakukan.

Sukur-sukur di kemudia hari anda dapat melampaui pencapaian mereka saat ini. Saya percaya bahwa siapapun anda, tentu memiliki peluang untuk …

Rumus ROA (Return On Assets) dan Pengertiannya

Mengukur Efek ROA bagi Investasi Saham Rumus ROA (Return On Assets) ini menggambarkan keberhasilan manajemen sebuah perusahaan dalam menghasilkan return laba secara keseluruhan.

Caranya dengan membandingkan return laba sebelum pajak dengan total aset. Rumus ROA ini juga mengambarkan perputaran aset yang diukur dari volume penjualan.

Semakin besar hasil perhitungan menggunakan rumus ini pada suatu perusahaan, juga semakin besar pula tingkat keuntungan yang dicapai perusahaan tersebut.

Artinya semakin baik pula kinerja perusahaan tersebut dari penggunaan aset, baik itu asset yang berupa ekuitas maupun asset yang berupa liabilitas.


Sebaliknya, semakin kecil rasio perhitungan ini, dapat mengindikasikan kurangnya kemampuan manajemen perusahaan.

Maksudnya dalam hal mengelola assets perusahaan untuk meningkatkan earning, sekaligus menekan cost pengeluaran.

Hasil perhitungan rumus ini merupakan rasio yang menunjukkan kemampuan manajemen perusahaan dalam meningkatkan keuntungan perusahaan.

Dar…