Langsung ke konten utama

HARGA CPO BERGEJOLAK, INVESTOR BAGAIMANA?

harga-cpo, harga-pko

HARGA CPO BERGEJOLAK, INVESTOR BAGAIMANA?? - Harga CPO selalu bergejolak. Tak bisa disangkal, panasnya harga pasar crude palm oil (CPO) dipengaruhi banyak hal, mulai dari kebijakan pemerintah, perkebunan kelapa sawit, hingga permainan harga CPO dunia.

Plus Minus Crude Palm Oil


Minyak kelapa sawit atau CPO merupakan bahan baku pembuatan bahan makanan, kosmetik, obat-obatan dan untuk pengembangan biodiesel sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan; telah mulai berkembang dan akan menggantikan bahan bakar minyak yang berasal dari bumi.

Karena minyak bumi merupakan sumberdaya alam yang tidak dapat diperbaharui, maka cadangannya semakin menipis.

Beberapa tahun terakhir ada kencenderungan peralihan dari bahan bakar yang tidak dapat diperbaharui ke bahan bakar yang dapat diperbaharui.

#Sisi Positif Crude Palm Oil


Crude Palm Oil (CPO) dan Palm Kernel Oil (PKO) adalah turunan dari kelapa sawit. Keduanya banyak digunakan sebagai bahan baku industri pangan seperti minyak makan dan margarine.

Selain itu, juga industri sabun sebagai bahan penghasil busa, industri baju, sebagai bahan pelumas, industri tekstil, industri kosmetik dan sebagai bahan bakar alternatif biodisel.

Dengan semakin seringnya kampanye ramah lingkungan di Indonesia, minyak kelapa sawit harapannya semakin memiliki daya saing.

Di Indonesia kelapa sawit telah menjadi komuditas unggulan sejak tahun 1980.

Secara nasional kelapa sawit telah dan makin penting dalam perekonomian Indonesia, karena kelapa sawit termasuk komoditas strategis penghasil devisa negara dari sektor nonmigas.

Perlu diingat, bahwa Malaysia dan Indonesia adalah penopang utama bagi supply CPO dunia.

#Mandatori B20


Pemerintah kemungkinan akan segera menerapkan kebijakan mandatori B20. Ini adalah kewajiban menggunakan 20% biodiesel menggunakan bahan nabati. Tentu saja dari pengolahan CPO.

Dari berbagai sumber terpercaya, menyebutkan bahwa penerapan B20 baru bisa efektif berlaku September 2018. Ini adalah angin segar bagi kelangsungan pangsa pasar CPO yang fluktuatif dan rentan dengan isu-isu global.

Bila saatnya tiba, maka konsumsi biodiesel terserap diperkirakan bisa mencapai 4 juta Kiloliter. Hal ini mengacu pada konsumsi biodiesel baik subsidi maupun non subsidi.

#Kebakaran Lahan

Para pemerhati lingkungan selalu saja menuding bahwa perkebunan sawit memiliki keterlibatan atas kasus-kasus kebakaran hutan. Terutama di wilayah Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

Meski GAPKI menyangkal kasus kebakaran hutan memiliki keterkaitan erat dengan eksistensi perkebunan sawit, tapi isu panas ini tetap tak bisa dipandang seblah mata sebagai sentimen negatif hulu CPO.

#Black Campaign Minyak Sawit

Mulai 1980-an, minyak sawit dituding mengandung kolestrol tinggi. Perkebunan sawit di lahan gambut pun dianggap menyebabkan emisi karbon tinggi dan merusak lingkungan.

Lalu perkebunan sawit merusak satwa liar. Ada lagi upaya black campaign Uni Eropa yang melarang biodiesel berbasis minyak sawit hingga tahun 2020.

Bahkan, Prancis beberapa waktu lalu sangat keras menyerukan penolakan pada minyak sawit.

Dari waktu ke waktu, Indonesia dan Malaysia dapat menangani problem ini dengan baik.

Di Indonesia, meski satu per satu isu negatif ini dapat diatasi dengan berbagai upaya yang dilakukan pemerintah, GAPKI, serta pihak-pihak terkait, harga CPO tetap saja terdampak.

Di pasar global, minyak sawit atau CPO ini harganya sulit untuk melambung tinggi.

#Soybean Oil

Banyak pihak yang berkecimpung dibidang perkebunan kelapa sawit dan industri minyak sawit berpandangan bahwa Amerika memiliki proyeksi hingga tahun 2025 untuk menggenjot minyak kedelai (soybean oil). 

Mengingat produksi minyak sawit yang sulit ditandingi oleh minyak kedelai, negara-negara penghasil minyak kedelai memiliki upaya menekan harga CPO dengan berbagai cara, termasuk kampanye negatif. 

#BBM dibawah US$100/barel

Jutaan lahan perkebunan di Indonesia dan juga di Malaysia, memiliki peluang sekaligus ancaman terhadap pasar CPO, terkait fluktuasi minyak bumi. Gejolak harga CPO di pasar global, tak bisa dipisahkan begitu saja dari kisruh minyak di Timur Tengah, maupun di Eropa dan Amerika.

Saat harga minyak turun tajam, konsumsi CPO juga menurun. Hal ini mengingat efisiensi ekonomi menggunakan minyak bumi yang murah, lebih menguntungkan dibanding membeli bahan bakar yang dibuat dari CPO.

Menangkap Peluang Emiten Perkebunan Sawit

Bagi anda yang menginginkan saham-saham berbasis perkebunan sawit, alangkah baiknya turut mencermati isu-isu apa saja yang saat ini berkembang.

Dari sekian banyak permasalahan diatas, baik itu yang positif bagi minyak sawit, maupun permasalahan yang sifatnya negatif bagi minyak sawit, maka saham-saham perusahaan perkebunan sawit juga terpengaruh.

Jadi, harga CPO itu memiliki korelasi yang kuat dengan harga-harga saham perusahaan perkebunan sawit. Perusahaan perkebunan sawit juga menghadapi pertarungan sengit di pasar global.

Bila anda peka dengan situasi saat ini, maka anda punya peluang untuk meraih kisah sukses di pasar saham.

Salam
www.yekti-sulistiyo.com

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Debt to Equity Ratio (DER)

Pengertian Debt to Equity Ratio (DER) - Debt to Equity Ratio (DER) adalah perhitungan rasio keuangan yang menunjukan perbandingan antara equity dan debt.

Satuannya sering disebutkan dalam persen (%) atau ‘kali’. Debt to Equity Ratio ini sering disebut leverage ratio karena dapat diasumsikan untuk mengukur keberhasilan investasi suatu perusahaan.

Secara teori, DER yang lebih dari 100% termasuk kurang baik. Semakin besar DER beban perusahaan semakin berat, sehingga dapat menghambat laju perusahaan.

Debt to Equity Ratio (DER) merupakan rasio keuangan utama dan menjadi indicator kesehatan keuangan perusahaan.

Kenapa DER Penting?DER merupakan ukuran perusahaan melunasi kewajiban atau liability. Apabila kewajibannya sangat besar, maka keuntungan yang masuk, boleh jadi akan tergerus dengan kewajiban yang wajib dibayarkan.  DER ini merupakan idikator utama ketika anda ingin mengetahui kesehatan keuangan perusahaan.Meningkatnya nilai DER dalam kurun waktu tertentu menandakan bahwa perusahaan …

Kisah Sukses Trading Saham Indonesia yang Menginspirasi

Sukses trading saham di Indonesia ini bisa dilakukan siapa saja dan dimana saja. Profesi apapun, tak menjadi batasan bagi yang ingin sukses di saham. Banyak kisah yang telah terjadi di beberapa tempat di Indonesia terkait sukses para trader saham ini.

Kisah-kisah tersebut barangkali saja dapat menjadi inspirasi bagi anda yang butuh motivasi terkait pemahaman tentang dunia pasar modal, terutama dunia tentang saham.

Kisah-kisah Sukses Investor yang Trading Saham Indonesia Kisah-kisah yang akan diulas disini, selain membicarakan keberhasilan para pelaku trading saham maupun pelaku investasi di pasar saham, juga membicarakan tentang upaya-upaya lebih baik dari pada kebanyakan orang di pasar modal Indonesia.

Semoga kisah-kisah yang disampaikan dapat mendorong minat anda yang membaca Tulisan ini ada untuk mencontoh cara-cara cerdas yang mereka lakukan.

Sukur-sukur di kemudia hari anda dapat melampaui pencapaian mereka saat ini. Saya percaya bahwa siapapun anda, tentu memiliki peluang untuk …

Rumus ROA (Return On Assets) dan Pengertiannya

Mengukur Efek ROA bagi Investasi Saham Rumus ROA (Return On Assets) ini menggambarkan keberhasilan manajemen sebuah perusahaan dalam menghasilkan return laba secara keseluruhan.

Caranya dengan membandingkan return laba sebelum pajak dengan total aset. Rumus ROA ini juga mengambarkan perputaran aset yang diukur dari volume penjualan.

Semakin besar hasil perhitungan menggunakan rumus ini pada suatu perusahaan, juga semakin besar pula tingkat keuntungan yang dicapai perusahaan tersebut.

Artinya semakin baik pula kinerja perusahaan tersebut dari penggunaan aset, baik itu asset yang berupa ekuitas maupun asset yang berupa liabilitas.


Sebaliknya, semakin kecil rasio perhitungan ini, dapat mengindikasikan kurangnya kemampuan manajemen perusahaan.

Maksudnya dalam hal mengelola assets perusahaan untuk meningkatkan earning, sekaligus menekan cost pengeluaran.

Hasil perhitungan rumus ini merupakan rasio yang menunjukkan kemampuan manajemen perusahaan dalam meningkatkan keuntungan perusahaan.

Dar…