Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2016

Anda, Saham dan Perusahaan Terbuka

*.tbk
Sadarkah anda bahwa hidup anda saat ini tak bisa begitu saja lepas dari produk dan jasa dari perusahaan-perusahaan terbuka. Mau tak mau, terima saja hal ini. Berpengaruh atau tidak bagi anda, yang pasti anda tetaplah konsumen bagi produk perusahaan-perusahaan yang punya embel-embel *.tbk, yang ada saham di BEI.

Apa sih yang dibahas ini? Bagi anda yang sudah familiar dengan dunia pasar modal atau saham, tentu anda paham dengan akhiran *.tbk. Misalnya saja Waskita Karya, tbk., Gudang Garam, tbk., dan sebagainya.

Bila anda masih bingung karena masih baru baca di blog saya ini, tak perlu risau. Silakan baca penjelasan ala saya berikut ini.

Jadi, perusahaan yang telah go public, atau sudah menjual sebagian saham ke publik, maka otomatis menyandang 'gelar' tbk (terbuka). Maksudnya, semua orang bebas membeli saham perusahaan tersebut sesuai mekanisme yang resmi dari BEI.

Mengenai alasan perusahaan-perusahaan mau menjual sahamnya, barangkali saya akan ulas di postingan saya nan…

Membeli Masa Depan, Bisakah?

Sebuah Studi Komparasi
Toko Bang Joe, mampu meraup untung Rp 100 juta dalam 3 bulan.

Sementara toko Makmur hanya mampu membukukan keuntungan Rp 27 juta dalam waktu yang sama.

Apakah toko Bang Joe lebih baik performanya dari pada toko Makmur? Jawaban saya : belum tentu.

Bila dilihat sekilas, atau hanya mengatakan laba saja, tak bisa dipungkiri bahwa toko Bang Joe lebih unggul.

Namun dalam bisnis bukan hanya mempertimbangkan laba saja.

Ada beragam faktor yang bisa ditinjau dalam komparasi bisnis.

Jangan-jangan toko Makmur hanya menjual 2 barang saja untuk meraup untungnya; tapi toko Bang Joe harus berjibaku menggaet 1 juta pelanggan untuk meraih angka itu.

Bila demikian adanya, saya yakin anda akan condong ke toko Makmur bila diminta memilih mana yang lebih baik.

Toko Makmur tak perlu repot-repot mengurusi 1 juta pelanggan, tapi hanya 2 pelanggan saja.

Lantas apa lagi yang bisa dikomparasikan? Saya sering kali meninjau fakta dan seberapa jauh bisnis itu akan bertahan di masa depan.

Ten…

Newbie di Bursa, (kenapa) Sulit Berpikir Jernih

Hampir semua orang yang baru buka akun di BEI (Bursa Efek Indonesia) menemui kendala. Apa saja itu?

3 Kelompok Newbie (Studi tentang kesulitan yang dihadapi pendatang baru) Sebagian yang pertama, karena merasa belum terbiasa dengan mekanismenya.

Sebagian lagi sulit mengoperasikan software baru yang baru saja di downlod, sebab banyak sekali angka, grafik, serta tombol-tombol menunya.
Lalu ada lagi sekelompok orang yang bingung sebab tidak mengetahui kenapa dirinya bisa merasa bingung.  Jadi kelompok yang terakhir ini bingung karena sebenarnya dirinya tidak tahu sama sekali apa itu bursa.

Dia mungkin buka akun di bursa hanya karena bujukan orang lain.

Atau barangkali baca-baca di internet, lalu ketemu dengan artikel yang menulis tentang orang-orang top di bursa macam Warren Buffet atau Lo Kheng Hong.

Setelah itu dirinya merasa bisa karena didalam kepalanya ada bisikan misterius yang bilang 'tidak ada yang tidak mungkin'; yang baru saja diperoleh dari seminar motivasi.

Jadilah di…

Bukalah Akun Saham, Sekarang!

Kenapa harus buka akun saham di bursa? Bila ini ditanyakan pada saya, saya akan bilang bahwa saya perlu akses untuk investasi saya.

Dari sekian instrumen investasi, saya 'jatuh cinta' dengan saham.

Faktornya barangkali karena likuiditas, transparansi, kepastian hukum, dan pastinya MUDAH.


Barangkali banyak orang beranggapan berinvestasi itu kudu punya uang milyaran.

Oh, tidak. Saya sendiri pernah beberapa kali menemani teman yang mau buka akun.

Ternyata deposit awal Rp 3 juta pun bisa. Bahkan saat ini, saya pernah menyaksikan ada yang hanya Rp 100 ribu.

Eits, tunggu dulu. Itu uang untuk siapa? Apakah itu uang untuk membayar biaya ini itu, dst?

TIDAK! Itu ya uang anda sendiri.

Uang yang bisa anda pakai beli saham saat akun anda sudah jadi.

Lalu apakah perlu biaya untuk membuka akun di pasar modal? Setahu saya, TIDAK.

Kalau toh butuh biaya, ada beberapa sekuritas (perusahaan tempat membuka akun) yang membebankan biaya materai kepada calon nasabahnya.

MEMILIH SEKURITAS Hal terpent…

Konsep Dasar Investasi yang Kuat

Investasi, apa itu?
Banyak sekali definisi dari konsep dasar-dasar investasi. Ada yang meninjau investasi dari pemakaian ‘modal dasar’ saat ini yang diinvestasikan untuk kepentingan dan pertumbuhan usaha di masa depan. Investasi ini menghendaki pertumbuhan, meskipun tak bisa menghilangkan aspek risiko begitu saja.

Ada lagi pihak yang memaknai investasi sebagai aktivitas ‘menitipkan’ atau ‘menempatkan’ sejumlah dana untuk mengharapkan keuntungan di rentang waktu tertentu. Hal ini kerap kali terlihat di dunia pasar modal.

Satu lagi pihak yang menyebutkan investasi sebagai upaya menanamkan modal atau uang ke dalam aktivitas produksi. Misalnya dipakai untuk membeli gedung, mesin, dan sebagainya. Satu hal yang pasti, semua masih berkaitan dengan aktivitas produksi. Tapi penting saya tambahkan bahwa sebenarnya investasi tidak hanya melulu tentang produksi.

Bahkan kini masyarakat di Indonesia semakin peduli untuk berinvestasi pada pendidikan putra-putrinya.

Apapun itu, investasi tetaplah up…